Teater Korek

UKM Teater Korek adalah salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di lingkungan Kampus Universitas Islam “45′ Bekasi yang bergerak dalam bidang Seni Teater.

Teater Korek Universitas Islam “45” (Unisma) Bekasi adalah salah satu organisasi kemahasiswaan yang bergerak di bidang seni dan kebudayaan. Sebagai wadah untuk menggali beragam isu atau fenomena kekinian yang kemudian diangkat ke permukaan, ke dalam sebuah pertunjukkan. Sesuai dengan namanya, Korek, yang berarti adalah proses atau upaya penggalian sesuatu menjadi bentuk konkret yang terejawantahkan dalam laku.

Monolog Perempuan Ngobrak-Abrik, Tetas Teater Korek ke 14

 

Sejarah Teater Korek

Berawal dari Pagelaran Musik Taman pada pertengahan tahun 2000 di disekitar halaman kantin menjadi cikal bakal berdirinya UKM Teater Korek.

Keinginan mahasiswa UNISMA Bekasi dalam menggali ilmu dunia teater akhirnya mendatangkan respon  dari beberapa civitas akademika dan kalangan Kampus Jabodetabek atau Komunitas Teater Kampus (Koteka) serta masyarakat sekitar untuk bersama melakukan eksplorasi mewujud dalam Seni Teater.

Bertambahnya jumlah minat terhadap UKM Seni Teater ini akhirnya LAODPT (Latihan Alam Dasar Pemain Teater) pertama dilaksanakan di Cibubur pada bulan Mei 2002, diikuti 17 peserta (9 Pria & 8 Wanita) selama 3 hari 4 malam. Dengan harapan dapat membuka ruang kebudayaan (perkampungan budaya),  sadar akan Budaya Ibu Pertiwi yang menyatu pada tataran Civitas Akademika sebagai bagian yang tak terpisahkan.

Pertanggungjawaban sebagai salah satu organisasi kampus yang memiliki legalitas, tercetuslah untuk mengikrarkan sebuah kelompok Organisasi Kesenian “Teater” pada 19 Juli 2002 .

Organisasi Teater di deklarasikan dengan nama “Teater Korek” yang disahkan Rektor Unisma, Cecep Efendi, yang dihadiri oleh beberapa elemen kampus dan beberapa kelompok teater baik sanggar maupun Koteka. Saat itu, Teater Korek juga menjadi anggota sekaligus tuan rumah pertemuan Koteka untuk membahas berbagai hal.

Merasa bahwa kebudayaan semakin menipis, maka proses sosialisasi terus berlangsung dengan Eksplorasi Budaya Daerah Bekasi Kesenian Topeng. Tak hanya terhenti pada satu titik, Teater Korek juga melakukan pementasan ke berbagai kelompok teater baik teater kampus maupun teater rumah (sanggar) dan juga beberapa instansi yang mengajak memberi ruang apresiasi.

 

Catur Prasetya Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Korek:

  1. Taat dan setia kepada segala bentuk upaya untuk memajukan Gerakan Kebudayaan yang berlandas pada Perikemanusiaan; Memanusiakan Manusia.
  2. Dengan bersungguh-sungguh bersedia berserah diri terhadap proses, Jujur, bertanggung jawab, rajin belajar bersama, serta mendidik diri sendiri sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari konsekwensi kerja-kerja Teater.
  3. Membuktikan Rasa Kekeluargaan, Kebersamaan, gotong royong, tolong menolong serta tindakan pembelaan moril maupun materiil untuk lingkungan Se Organisasi.
  4. Iklas dan Setia memajukan Kerja-kerja Berkebudayaan, Kerja-Kerja Teater, kerja-kerja Organisasi, serta menjaga kerahasiaan dan nama baik Teater Korek di manapun kita berada.

 

Facebook  : https://www.facebook.com/pg/teaterkorek/photos/?ref=page_internal

Instagram : https://www.instagram.com/teater_korek/?hl=id

Blog            : http://teaterkorekunismabekasi.blogspot.co.id/