Meningkatkan Potensi Daerah Melalui Melalui Pemberdayaan Masyarakat

January 21, 2019 / Artikel, Berita, LPPM

Bekasi- Kabupaten Bekasi memiliki wilayah dan kekayaan budaya yang tinggi. Hal ini karena banyak kerajaan-kerajaan besar dahulu yang pernah berdiri di Kabupaten Bekasi. Misalnya saja kerajaan Pajajaran dan Tarumanegara. Unsur budaya Hindu-Budha kemudian budaya Eropa (VOC) dan Islam turut mewarnai khazanah budaya di Kabupaten Bekasi.

Sayangnya, pelbagai potensi daerah tersebut, belum tersentuh atau dikelola secara baik dan kontinu. Kalaupun sudah berjalan, masih banyak yang terkendala kurangnya promosi ke masyarakat atau manajemen yang kurang maksimal. Hal ini disampaikan oleh Agus Dahlan, Kabid Bidang Ekonomi Dan Aparatur Pemerintah Balitbangda Kabupaten Bekasi, pada FGD Kuliah Kerja Nyata Universitas Islam 45 Bekasi Periode Semester Ganjil TA 2018/2019, Gdg. Puskotda, Senin (14/01).

FGD ini di hadiri oleh Wakil Rektor bidang IV, Dr. Dindin Abidin, Direktur LPPM, Dr. H. M. Harun Alrasyid, M.Si, Manajer Pengabdian Masyarakat, Hasan Basri, S.Pd., M.Pd.,serta perwakilan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Bekasi dan para DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) KKN. Pada tahun ini, LPPM Unisma Bekasi bersinergi dengan Balitbangda Kabupaten Bekasi dalam rangka menyelenggarakan KKN Unisma Bekasi Semester Genap TA 2018/2019.

Dir LPPM, Dr. H. M. Harun Alrasyid, M.Si., berharap melalui FGD ini dapat mensinergikan penyelenggaraan program KKN Unisma Bekasi dengan  kebutuhan yang ada dan potensi yang dimiliki tiap-tiap desa.

“KKN kali ini diadakan di empat kecamatan, yaitu Kec. Babelan, Kec. Muara Gembong, Kec. Tarumajaya dan Kec. Cabangbungin. Agar penyelenggaraan program KKN bisa tepat sasaran, Unisma Bekasi bekerjasama dengan Balitbangda Kabupaten Bekasi. Keempat kecamatan tersebut lah yang direkomendasikan oleh Balitbangda Kab. Bekasi. Selain itu Balitbangda juga akan memberikan seminar apa saja program yang dibutuhkan dan diharapkan dari mahasiswa KKN Unisma Bekasi,” kata Dr. H. M. Harun Alrasyid, M.Si.,

Pemaparan dari Balitbangda tersebut akan dijelaskan pada saat Pembekalan Mahasiswa KKN Periode Semester Ganjil TA 2018/2019 pada Rabu 16 Januari 2019.

Hal senada juga diutarakan oleh Agus Dahlan, Kabid Bidang Ekonomi dan Aparatur Pemerintah Balitbangda Kabupaten Bekasi.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah dengan universitas ini bisa menjadi fasilitator dan motivator dalam rangka mencari potensi desa (mapping potensi desa). Kami juga berharap Mahasiswa Unisma dapat membantu promosi potensi setiap desa. Seperti di Bandung ada 1 village 1 company, mungkin kita bisa membuat hal yang sama,  misalnya saja “Pabrik Kampung” atau istilah lainnya. Besar harapan kami dari program KKN ini planning besarnya nanti bisa bermuara pada penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat,” tutur Agus Dahlan.

Related Post