Gebyar KKN UNISMA Bekasi, Tanam 10.000 Pohon Mangrove di Pantai Putri, Segarjaya, Karawang

September 17, 2019 / Berita, LPPM

Karawang- Tak terasa genap sebulan lamanya, mahasiswa UNISMA Bekasi melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di kec. Batujaya dan Pakisjaya, kab. Karawang. Sejak bulan Agustus kemarin, sebanyak 600 lebih mahasiswa UNISMA Bekasi tinggal di karawang guna mengimplementasikan ilmu yang mereka miliki, serta sebagai salah satu bentuk pengabdian pada masyarakat sekitar.

Program KKN Tematik, memang sudah dipilih oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISMA Bekasi sejak dua tahun kemarin. Melalui koordinasi dengan pemerintah setempat, diharapkan KKN yang dilakukan mahasiswa UNISMA Bekasi bisa tepat sasaran dan sejalan dengan program pembangunan pemerintah.

Sambutan Direktur LPPM, M. Harun Al Rasyid

Sambutan Rektor UNISMA Bekasi

Peserta KKN

Sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa, diadakan Gebyar KKN sebagai puncak acara dari seluruh rangkaian kegiatan KKN selama sebulan ini. Di Gebyar KKN ini mahasiswa menampilkan pelbagai hasil produk maupun program yang mereka buat selama KKN.

Tak hanya stand produk, gebyar kali ini juga terasa lebih istimewa, dengan adanya kegiatan “Santunan Anak Yatim 18 Desa” dan “Penanaman 10.000 Pohon Mangrove” di wilayah tambak yang berbatasan dengan pesisir Pantai Putri, Segarjaya, Batujaya, Karawang. Dalam kegiatan penanaman ini, UNISMA Bekasi tidak berjalan sendiri, namun bekerjasama dengan Kelompok Sosial Penggiat Mangrove dan Pertamina.

Rektor, para Warek dan Perwakilan Pertamina

Rektor dan Pak Nana, Alumni FKIP UNISMA Bekasi sekaligus Penggiat Mangrove Kelompok Sosial

Mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi ekosistem pesisir pantai. Selain mengurangi abrasi, mangrove juga berfungsi sebagai habitat bagi rantai kehidupan pesisir, seperti burung, hewan-hewan reptil, ikan, udang, kerang dan kepiting. Dari sisi ekonomi, hutan mangrove juga dapat digunakan sebagai tempat merawat anakan ikan bagi petani tambak.

Kegiatan ini pun disambut positif oleh pemerintah setempat. Kepala Bappeda Karawang, Eka Sanatha, ia mengaku senang dan berharap penanaman hari ini dapat menghasilkan hutan mangrove yang luas, sehingga dapat menjadi potensi wisata di karawang.

“Kami sangat senang, karawang dijadikan KKN oleh UNISMA Bekasi. Apalagi kegiatan penanaman mangrove ini juga berdekatan dengan Ulang Tahun Karawang. Semoga hutan mangrove bisa tumbuh semakin luas sehingga bisa mengurangi dampak abrasi bahkan menjadi salah satu potensi wisata Pantai Putri dan Situs Candi Batu Jaya. ***

Related Post