KPM

Selayang Pandang

Universitas Islam ”45” (UNISMA) Bekasi merupakan perguruan tinggi terbesar di Bekasi yang telah berdiri sejak tahun 1982. Saat ini Unisma memiliki tujuh fakultas. Unisma dalam penyelenggaraan visi dan misinya sangat memperhatikan mutu akademik sebagai upaya penjaminan terhadap input, proses dan output. Maka dari itu, berdasarkan SK Rektor No 033/SK/UNISMA/K/V/2001 dibentuk Komisi Kendali Mutu  (KKM). Dengan adanya KKM ini, maka hal tersebut merupakan komitmen UNISMA sebagai upaya untuk menjamin terhadap kualitas akademik. KKM  inilah yang menjadi cikal bakal dibentuknya Kantor Penjaminn Mutu  (KPM) Unisma yang saat ini sedang dalam proses persiapan pembentukan kelembagaan penjaminan mutu.
Kelembagaan Sistem penjaminan Mutu Pendididikan Tinggi  mulai dirintis pada tahun 2007 sebagai amanat  Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pasal 91, dinyatakan  bahwa setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. Penjaminan Mutu pendidikan bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan dilakukan secara bertahap, sistematis dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dan kerangka waktu yang jelas.
KKM  telah memberikan kontribusi besar dalam melahirkan perintisan proses pembentukan Kantor Penjaminan Mutu (KPM) Unisma. Pelatihan yang dilakukan untuk peningkatan mutu akademik bekerja sama dengan UBINUS tentang peningkatan mjutu akademik yang dilanjutkan dengan seminar dan lokakarya persiapan pembentukan Lembaga Penjaminan Mutu di PTS dengan bekerja sama dengan Kantor Jaminan Mutu Universitas Gadjah Mada (UGM) selama dua hari pada awal tahun 2008.  Sebagai tindak lanjut seminar dan lokakarya di atas, maka dibentuklah tim pengembangan sistem penjaminan mutu yang bertugas merumuskan kelembagaan dan program penjaminan mutu Unisma.